Cara Budidaya Ikan Nila Untuk Pemula

01-01-1970

ikanwiki.com - Ikan nila merupakan jenis ikan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat Indonesia dengan berbagai macam olahan ikan nila. Prospek budidaya ikan nila juga sangat menjanjikan untuk kedepannya. Banyak para pebisnis ikan nila yang menjadikan budidaya ikan nila sebagai sumber pendapatan.

Nah, untuk kamu yang ingin memulai budidaya ikan nila. Berikut kami sajikan lengkap cara budidaya ikan nila yang mudah untuk diikuti bagi pemula. Penasaran? Yuk simak ulasannya pada artikel ini dibawah ini.

Budidaya Ikan Nila

1. Pemilihan Lokasi Kolam Ikan Nila

Sebelum berpikir untuk menjadikan budidaya ikan nila sebagai sumber pendapatan, kamu harus pintar-pintar menentukan lokasi kolam ikan nila. Tahap ini menjadi tahapan yang esensial karena ikan nila akan tumbuh dengan baik jika berada pada lokasi yang bagus.

Berikut syarat untuk lokasi kolam ikan nila:

  • Dasar dinding kolam harus terbuat dari jenis tanah liat karena sebagaimana kita ketahui bahwa tanah liat, bisa tahan terhadap air.
  • Memilih kemiringan tanah sekitar 3-5% supaya pengairan ikan nila merah lebih mudah dilakukan.
  • Komposisi air tidak keruh dan tidak terkandung zat kimia apapun. Perhatikan pH air netral yaitu 6.5 – 8.6 dan suhu 25 – 30 derajat celcius.
  • Tingkat kecerahan kolam 20 – 30 cm (bila diukur dengan Secchi Disc)
  • Debit air kolam tenang, sekitar 8 – 15 liter/ detik

2. Pengelolaan Kolam

Setelah menetukan lokasi yang tepat, langkah selanjutnya yang harus kamu perhatikan adalah mengelolah kolam dengan tujuan supaya kolam siap untuk ditempati bibit ikan nila. Berikut langkah-langkahnya:

  • Lakukan pengeringan dasar kolam. Kamu bisa mengeringkan kolam dengan cara dijemur selama kurang lebih 3-7 hari.
  • Setelah dijemur, lakukan proses pembajakan atau pencangkulan tanah kurang dari 10 cm. jangan lupa untuk membersihkan sampah, kotoran, kerikil dan lumpur yang ada di dasar kolam.
  • Proses pengapuran kolam. Proses ini sangat penting untuk menetralkan kandungan pH air kembali menjadi netral.
  • Proses pemupukan. Pupuk yang digunakan bisa dengan pupuk kandang atau pupuk kompos untuk mengembalikan kesuburan tanah. Tujuan dari pemupukan ini adalah memberikan nutrisi untuk hewan yang hidup disekitar kolam dan nantinya hewan itu bisa menjadi pakan alami dari ikan nila.
  • Pengairan kolam. Untuk bibit ikan nila kamu bisa membuat kedalaman kolam 10-20 cm dan diamkan selama 3 – 5 hari. Setelah itu, isi kolam dengan air hingga mencapai ketinggian 60 – 75 cm dan biarkan matahari menembus dasar kolam.

3. Pemilihan Bibit Ikan Nila

Ikan nila hidup di ari tawar terdapat dua cara untuk memilih bibit ikan nila. Cara pertama, pilih bibit ikan nila langsung dari indukannya. Kedua, kamu bisa membeli langsung dari pasar atau koperasi perikanan yang menjual bibit ikan nila merah.

Berikut ciri-ciri ikan nila yang berkualitas tinggi:

  • Pastikan bibit yang digunakan memiliki warna yang sama dengan bibit yang memiliki berat berkisar 30 gram.
  • Pilih bibit dengan warna belang yang berukuran kurang lebih sekitar 12 cm
  • Pilih bibit yang terlihat lincah serta memiliki tampilan fisik dan bebas dari cacat.

4. Proses Penyebaran Bibit Ikan Nila

Berikut ini cara untuk penyebaran bibit ikan nila merah yang optimal.

  • Siapkan ember yang berisi air bersih hingga setengahnya
  • Masukkan bibit ikan nila ke dalam ember dan diamkan kurang dari 10 menit
  • Tambahkan air ke ember secara perlahan sampai penuh dan kemudian diamkan selama 5 menit. Supaya bibit ikan nila tidak stress
  • Sebarkan umpan ikan nila ke dalam kolam secara perlahan

Manfaat ikan Nila untuk Manusia

Olahan ikan nila memiliki rasa yang enak dan kandungan gizinya juga cukup lengkap, berikut beberapa manfaat ikan nila untuk kekebalan tubuh:

  1. Dapat Mencegah Penuaan Dini
  2. Baik untuk proses tumbuh kembang anak
  3. Sebagai bahan pengganti untuk orang sedang diet

Nah, itu tadi pembahasan tentang cara budidaya ikan nila untuk pemula. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pemula yang ingin mencoba bisnis budidaya ikan nila. Terimakasih sudah membaca artikel ini sampai habis.

Artikel Lainnya