Ikan Pari: Klasifikasi Ilmiah, Jenis dan Cara Reproduksi

01-01-1970

ikanwiki.com - Ikan pari yang memiliki nama ilmiah Batoidea, memiliki klasifikasi ilmiah sebagai berikut:

Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Chondrichthyes
Subkelas: Elasmobranchii
Super ordo: Batoidea

Ikan pari memiliki 560 spesies dan tergolong kedalam 13 famili.

Ciri-ciri Tubuh Ikan Pari

Ikan ini memiliki bentuk tubuh yang datar dan pipih, serta ikan yang bertulang rawan (tulang lunak). Terdapat sepasang sirip dada yang melebar dan menyatu dengan sisi kiri kanan kepalanya.

Ikan pari juga memiliki ekor yang panjang mirip seperti cambuk. Tubuh bagian atas (punggung) ikan pari berwarna biru tua atau hitam, tubuh bagian bawahnya berwarna putih. 

Mata ikan pari berada di samping kepala dan posisi mulutnya berada di bagian bawah. Ikan pari bernapas melalui celah pada insangnya yang berjumlah kira-kira 5 hingga 6 pasang. Posisi insangnya berada di dekat mulut bagian ventral.

Ikan pari memiliki ukuran yang berbeda-beda. Ikan pari terkecil memiliki ukuran tubuh 10cm dan lebar 5 cm. Untuk ukuran terbesar ikan ini  mencapai 7 m dan lebar 6 m serta memiliki berat antara 1-3 ton.

Jenis-jenis Ikan Pari

Karena memiliki spesies sebanyak 560, membuat ikan pari memiliki banyak jenisnya. Berikut jenis-jenis ikan pari:

1. Ikan Pari Elang

Myliobatis aquila alias ikan pari elang yang memiliki ciri khusus yaitu berwarna hitam atau coklat dengan bintik putih pada punggungnya. Panjang tubuh ikan ini 183 cm dengan lebar 80 cm.

Ciri fisik pada ikan ini yaitu adanya cakram ramboid dan sepasang sirip dibagian dada yang membentang membentuk segitiga pada setiap sisi tubuhnya. Bagian mulut ikan pari membulat, ekor yang ramping , serta tulang belakang yang besar.

Ikan Pari Elang banyak ditemui di Samudra Atlantik bagian Timur, laut Mediterania, dan Samudra Hindia.

2. Ikan Pari Ekor Lembu

Ikan yang memiliki nama ilmiah Pastinachus sephen ini memiliki keunikan khusus yakni terdapat liapat ventral yang besar menyerupai bendera dibagian ekornya. Ikan parri ekor lembu masuk ke dalam hewan air yang hampir punah.

Spesiaes ini terancam punah akibat adanya eksploitasi besar-besaran untuk mengambil kulit ikan ini. Warna kulit ikan pari coklat keabuan hingga hitam dibagian atas dan putih pada bagian bawah.

Untuk ukuran ikan ini, panjangnya hampir mencapai 3 meter dengan lebar 1,8 meter serta memiliki berat 250 kg.

Ikan pari ekor lembu banyak tersebar di perairan Indo-Pasifik hingga habitatnya air tawar di Asia Tenggara.

3. Ikan Pari Totol Biru

Ikan pari totol biru memiliki kebiasaan yang unik, yakni senang ditempeli ikan remora. Ikan ini saling bersimbiosis mutualisme dengan ikan remora.

Ikan pari yang satu ini memiliki sengatan listrik yang digunakan untuk menangkap mangsanya. Mulutnya yang kuat membantunya dengan mudah menghancurkan mangsanya.

Ciri khas ikan pari totol biru ini tampak pada warna tubuhnya yang identik dengan bintik atau totol-totol biru.

4. Ikan Pari Ekor Pendek

Jenis ikan pari berikut ini tergolong perenang yang lambat dikarenakan tubuhnya yang besar. Ikan ini memiliki ukuran tubuh yang lebih besar dibandingkan ikan pari lainnya, yaitu 2,1m dengan berat 350kg.

Sesuai namanya, ikan pari ini memiliki ukuran ekor yang lebih pendek dibanding jenis pari lainnya. Ikan pari ekor pendek melindungi dirinya dengan tuberkel yang berukuran besar.

Ikan pari ekor pendek banyak tersebar di perairan Afrika. Mereka hidup di kedalaman 180 sampai 480 m dibawah permukaan laut, serta tersebar juga di Selatan Australia dan Selandia Baru pada kedalaman 150m.

5. Ikan Pari Harimau

Dikarenakan ciri khasnya yang memiliki motif seperti harimau, oleh karena itu ikan pari ini dinamai ikan pari harimau. Spesies ikan ini hidup di air tawar, yang ada di sungai-sungai Amerika Selatan, seperti Amazon.

Ternyata ekor dari ikan pari harimau ini lebih pendek dari ikan pari ekor pendek. Ikan ini memiliki lebar sekitar 80 cm atau kira-kira 31 inci.

6. Ikan Pari Manta

Lebar tubuh yang mencapai 7 m serta bobot yang bisa mencapai 3 ton, inilah jenis ikan pari terbesar yang pernah ada dimuka bumi.

Devil fish atau sea devil adalah nama lain dari jenis ikan pari yang satu ini. Habitat ikan ini berada di lautan tropis di seluruh dunia dan mimiliki daya jelajah tinggi.

7. Ikan Pari Burung Tutul

Ikan pari yang memiliki nama ilmiah Aetobatus Ocellatus ini memiliki panjang maksimum 800 cm dan lebar 330 cm. Ikan ini memiliki nama seperti itu karena termasuk perenang aktif, kuat dan memiliki gerakan yang cepat/licah.

Habitat asli ikan ini ada di perairan khusus yang memiliki banyak terumbu karang, teluk, estauria dan juga sepanjang pantai. Ikan pari burung tutul banyak tersebar di perairan tropis Indo - Pasifik Barat.

Pada habitatnya, ikan ini sering memangsa cacing, krustasea, gurita dan ikan kecil lainnya.

8. Ikan Pari Kekeh

Jenis ikan pari yang satu ini sering dikonsumsi. Pari yang satu ini adalah pari yang memiliki pertumbuhan lambat, tidak hanya itu kematangan reproduksinya juga lebih lama dibandingkan ikan pari yang lainnya.
Ikan ini banyak di temui di dasar perairan daerah pesisir.


9. Ikan Pari Kikir

Salah satu pari yang yang memiliki ukuran terkecil sekitar 24cm yaitu ikan pari kikir atau toka-toka. Ciri fisik ikan ini adalah lempengan yang ada pada tubuh ikan ini yang memiliki bentuk sedikit bundar seperti telur.

Penyebaran ikan ini dimulai dari perairan laut tropis Indonesia (Jawa, Kalimantan) sampai ke Thailand Barat.

10. Ikan Pari Hawaii

Ikan pari hawaii atau Hawaiian Stingray adalah jenis ikan pari yang terakhir.  Umumnya, ikan ini biasa hidup di lingkungan daratan pesisir atau berlumpur dengan kedalaman air 15m, di pantai Kepulauan Hawaii.

Ukuran tubuh ikan pari hawaii ini hanya sampai 1m saja.

Reproduksi Ikan Pari

Proses reproduksi pada ikan pari bergantung spesiesnya. Namun, ikan pari akan sudah mencapai tingkat kematangan seksusal di usia satu tahun. Ikan pari berkembang biak dengan cara ovovivipar atau bertelur dan melahirkan.

Perkembangan bayi ikan pari dimulai dari pembuahan internal. Ikan pari jantan akan mengikuti betinanya jika sudah siap untuk berkembang biak. Ikan pari jantan akan menggigit cakram betinanya untuk memasukkan clespernya ke dalam kloaka betina.

Spesies ikan pari mengalami pembuahan eksternal, akan tetapi sang induk menyimpan telurnya didalam tubuhnya selama proses perkembangan. Kemudian, induk pari akan mengeluarkan bayinya dengan cara melahirkan.

Artikel Lainnya